Sehat, Bugar dan Akrab Dengan Senam Bersama

Saat menuju kantor Desa Tiron di Hari Selasa pada pukul 15.00, kita akan melihat salah satu bentuk kegiatan rutin Kepala Desa dengan ibu-ibu penduduk Desa Tiron. Kegiatan tersebut adalah senam rutinan. Senam rutinan yang biasa diselenggarakan setiap Hari Selasa, Kamis, dan Sabtu di Gedung Serbaguna Desa Tiron ini selalu ramai dihadiri oleh kaum perempuan. Mulai dari remaja putri, ibu-ibuk muda, hingga ibu-ibu berusia lanjut yang masih enerjik rajin hadir untuk mengikuti senam.

“Sebenarnya senam ini sudah ada sejak tahun 2004, namun mulai terus aktif sejak tahun 2007 sampai sekarang,” ungkap Umi. Senam yang awalnya sering dihadiri ibu-ibu PKK saat ini memiliki pengikut dalam jumlah besar. “ Dulunya sedikit mbak yang ikut, lha kok sekarang sampe tetangga desa juga ikut hadir. Senamnya jadi terkenal,” jelas Kades Tiron sambil tertawa. Senam yang ditampilkan adalah senam aerobik dan senam zumba dengan variasi gerakan berbeda dari instruktur yang berbeda juga. “Ada instruktur orang sini, ada juga yang dari Mrican. Kalo pas kepepet kadang saya dan masih banyak lagi,” kata Kades yang hobi olahraga ini.

Simak juga nih Cara Memelihara Ikan Koi

Senam yang awalnya untuk olahraga bagi kaum wanita di Desa Tiron ini justru ada sisi lain yang diterima oleh Umi Fatimah selaku Kepala Desa. “ Dari senam, saya jadi sehat mbak, bugar dan yang lebih penting saya bisa lebih dekat dengan warga,” kata Umi. Perjumpaan pengikut senam dengan Umi memang lebih sering, bagaimana tidak. Senam yang dilaksanakan selama 3 kali dalam satu minggu ini membuahkan manfaat tersendiri bagi Umi selaku Kades hingga bagi warga kususnya kaum perempuan di Desa Tiron. “ Lek ada uneg-uneg bisa disampaikan sekalian pas senam. Jadi , gak harus kekantor desa,” jelas Tia ,23, pemudi Desa Tiron. Hal serupa juga diungkap Naning,32 “ibuke ramah,jadi seneng ikut senam.Kadang juga curhat mbak.”

Senam yang diikuti berbagai kalangan kaum wanita ini diberi nama Srikandi oleh Umi sesuai kesepatakan antar Ibu-Ibu. “Ada grupnya juga di Whatsapp, jadi tinggal ingatkan aja. Ayo,nanti sore senam,” terang Umi. Dari senam ini, Umi juga menjelaskan bila sudah pernah mengikuti lomba senam lebih dari 3 kali. “Sebenrnya sering ikut senam mbak,hanya saja belum pernah juara,” pungkas Umi sambil tertawa.

Pipa Irigasi Untuk Mengaliri Sawah

Teralirinnya lahan sawah dengan baik adalah harapan bagi semua petani, tidak terkecuali petani dari Desa Tiron. Tidak salah bila PemDes Desa Tiron mengambil langkah pembuatan pipa irigasi,selain itu mayoritas penduduk sebagai petani dan buruh tani juga merupakan pertimbangan pemerintah desa. Umi Fatimah, selaku Kepala Desa mengungkapkan bila, salah satu pemanfaatan Dana Desa adalah untuk pembangunan Pipa Irigasi.

Pipa irigasi memang salah satu infrastruktur yang ingin Umi realisasikan di tahun 2017,“sebenarnya hasil rembuk dusun sampai MusrembangDes untuk pipa irigasi sudah ada sejak 2016, namun baru realisasi 2017 sesuai skala prioritas.” Fasilitas umum untuk persawahan area Desa Tiron ini dibangun mulai bulan Oktober hingga november 2017. Hal serupa juga diungkapkan Ifan selaku perangkat desa “Pembangunan sampai satu bulan karena memang tidak bisa setiap hari kita kerjakan, tergantung cuacanya saat itu.”

Pipa irigasi Desa Tiron ini dipasang di pinggiran tebing dekat sungai Bendo Krosok dengan panjang 192 meter dan menggunakan 48 buah pipa. Untuk menuju ke titik awal pipa irigasi, kita harus berjalan melewati area persawahan hingga pinggir hutan. “Jarak antara titik pipa irigasi dengan permukiman warga ada sekitar 2 kilometer,” ungkap Ifan saat ditemui Jawa Pos Radar Kediri. Ifan juga mengungkapkan bila pembangunan pipa irigasi dilakukan oleh warga Desa Tiron asli dengan caar bergotong royong.

Dampak dari pembangunan pipa irigasi ini juga diakui oleh Jiman selaku Kaur Pembangunan, “ pembangunan pipa ini disambut baik oleh petani karena tidak terkendala lagi dalam mengairi sawahnya.” Jiman juga mengakui bila tidak ada pipa irigasi, air dapat terbuang sia-sia karna kondisi sungai dibawah lahan persawahan .(c2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *