Pemdes Manfaatkan Lahan Kosong – Dirikan Taman Pendidikan untuk Warga dan Ikon Desa

Tumpukan batu bata dan pasir memang terlihat di lahan kosong seluas 7×10 meter. Ya, material tersebut untuk membangun taman pendidikan yang ditargetkan selesai akhir tahun 2018. “Sekarang sudah dua puluh persen pengerjaan sejak Oktober ini,” papar Sutrisno, Kepala Desa Mangunrejo, Ngadiluwih, Kabupaten Kediri.

Laki-laki yang akrab disapa Tris ini mengakui, pembangunan taman pendidikan tersebut adalah langkah awal untuk pemanfaatan lahan kosong untuk fasilitas sarana dan prasarana desa. Dengan tujuan utama membuat waktu kalangan anaka-anak, pemuda hingga dewasa agar lebih produktif bersama orang yang disayang. Lahan tersebut nantinya akan  didirikan tempat bermain, beberapa alat untuk olahraga dan terdapat ruangan dalam untuk tempat baca yang terletak di pojok taman.

Simak juga nih Cara Memelihara Ikan Koi

Nantinya, taman yang terletak didekat perempatan Dusun Krajan akan dihiasi dengan gambar-gambar tiga dimensi agar terlihat kreatif, penuh warna dan menarik perhatian warga untuk mengunjunginya.Ayah dua anak ini menceritakan bila bangunan tersebut sudah tuntas, saat anak-anak asik bermain, orang tua bisa mengawasi sambil berolahraga maupun membaca. Taman ini diharapkan mampu memfasilitasi kebutuhan warga untuk berkumpul bersama keluarga, bermain bersama anak, bahkan hanya untuk sekedar mengisi waktu liburan. “Nanti juga dilengkapi fasilitas gerobak bongkar pasang untuk penjualan makanan dan minuman. Dan itu bisa dikelola Bumdes (Badan usaha milik desa),” imbuhnya.

Pembangunan taman pendidikan ini menggunakan dana desa (DD) yang dilaksanakan langsung oleh tim pelaksana kegiatan (TPK). Dimana dalam pengerjaanya menggunakan sistem swakelola, yang memanfaatkan tenaga dari warga setempat dalm pembangunan bangunan desa.

Taman pendidikan ini diawali oleh ide Trisno yang disampaikan kepada lembaga desa dan warga sekaligus, tidak salah bila mendapatkan sambutan positif. Warga mulai menantikan berdirinya taman tersebut untuk dinikmati bersama keluarga. Tidak hanya untuk hal tersebut, Trisno mengakui bila taman tersebut untuk dijadikan salah satu ikon Desa Mangunrejo. “Jadi kalau ada orang berkunjung kesini langsung bisa ingat Desa Mangunrejo, desa yang memiliki Taman Pendidikan,” pungkasnya sambil tersenyum. (rie)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *