Luar Biasa Ketidaksengajaan yang Membuahkan Manfaat

Bila kita memasuki Desa Tengger Lor, tepatnya di Dusun Watuduwur. Kita bisa jumpai produk makanan ringan asli buatan warga desanya. Mulai dari kacang kedelai, kripik usus, marning jagung, hingga kacang koro dan aneka makanan ringan lainnya, ada di rumah produksi Yuliatin. Ya perempuan ini adalah pemilik usaha makanan ringan ini. Ia sudah mendirikan usahanya ini sejak 7 tahun lalu bersama suaminya di kediamannya.

“Sebenarnya ini sudah ada sejak saya kecil, karena ibujk yang mendirikan. Jadi saya lanjutkan dan saya kembangkan,” ungkapnya. Ia melanjutkan usaha milik ibunya ini karena selain ingin berusaha dibidang makanan, ia juga ingin agar usahanya ini tidak hanya bertahan tapi juga berkembang dengan memanfaatkan relasi teman-temannya. “dari relasi itu, teman teman banyak yang nitip jajan juga untuk dikemas disini,” ujarnya sambil menunjukan ruangan khusus untuk pengemasan makanan ringan.

Simak nih Cara Memelihara Ikan Koi

Dari usahanya ini ia mampu mencukupi kebutuhan keluarganya dan menarik tenaga warga setempat untuk bergabung dan menghasilkan aktivitas yang bernilai guna. “Ada 3 orang ibu-ibu yang ikut saya buat bikin kacang kedelai sama ngemas jajanan,” jelasnya. Ia juga mengungkapkan bila hal tersebutlah yang membuatnya mempertahankan usaha yang sebelumnya dirintis ibunya ini. Selain itu ia juga memanfaatkan kecanggihan teknologi,sehingga tidak salah bila produknya mampu terjual hingga keluar Kediri seperti wilayah Mojokerto hingga Tangerang.

“Ya karena relasi itu, jadinya banyak yang kenal jajanan saya. Kadang lewat teman-teman saya,” terangnya. Ia juga mengakui bila memiliki sales untuk menawarkan produknya ke pasa, toko hingga warung-warung kopi yang menyuguhkan makanan ringan.

Walau usahanya sudah berjalan, ia tyetap mengakui terdapat kendala yang harus diliwetai pedagang makanan ringan, seperti kenaikan harga hingga kelangkaan pada garam . “Karena produksi jajanan kedelai ini membutuhkan banyak garam, jadi ya agak terasa bila harga garam mahal,” tegasnya. Namun hal demikian mampu ia lalui dengan tetap memasarkan makanan ringannya. (c2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *