Kubah Masjid Enamel Nurul Iman

Masjid Nurul Iman adalah sebuah bangunan masjid yang mana letak masjid ini berada di lantai atap yakni lantai ke  7  yang terletak di sebelah Mall Blok M Square di kebayoran Baru, Jakarta Selatan, DKI Jakarta. Masjdi nurul Iman ini mempunyai desain Kubah Enamel yang sangat mewah dan besar pula.

Masjid ini dibangun dari berbagai sumbangan dana dari para pedagang yang dibangun dengan dana dari para pedagang yang mempunyai gerai toko atau yang berjualan di area Blok M Square dan juga para jamaah pengunjung, Masjid Nurul Iman.

Kubah Masjid Enamel Nurul Iman

Secara harfiah Nurul Iman mempunyai artian Cahaya Iman, yang mana dengan adanya keberadaan Masjid Nurul Iman yang berada di puncak gedung pusat perbelanjaan Blok M Square ini seolah menjadi sebuah penerang bagi kawasan tersebut. Tidak hanya lokasinya saja yang terlihat unik,namun bangunan masjid ini juga dibangun sebagai sebuah masjid sesungguhnya selayaknya masjid yang dibangun di atas tanah.

Masjid nurul iman ini dibangun dengan amat megah, lapang, dan juga terdapat berbagai fasilitas penunjang lainnya, yang mana fasilitas yang disediakan oleh pengembang masjid nurul iman ini sangat memadai dan terbilang komplit.

Konsep arsitektur bangunan masjid yang ada di lantai 7 Blok M Square ini menyerupai bangunan Masjidil Haram di kota Makkah. Sejak di halaman masjid, Jamaah akan disambut oleh beragam miniatur Ka’bah,dan juga miniatur hewan unta yang secara cuma-cuma dibangun di area masjid ini dan ditujukan untuk kegiatan manasik haji.

.                                                                   

Kubah Masjid Enamel Nurul Iman

Masjid Nurul Iman ini sebenarnya mempunyai wujud yang tampak sederhana saja dengan kubah-kubah berukuran sangat kecil yang ada di beberapa sudut bangunan. dan juga dengan Detail serta bagian ujung yang cenderung lancip pada bagian ujung kubah, teras, dan juga bagian dinding, dan menambahkan berbagai varian serta memadukan antara warna merah dengan warna putih pada bagian relung masjid ini lebih mengingatkan pada gaya istana di Kota Persia.

Pada bagian Pintu utama menuju masjid terdapat sesuatu hal yang cukup unik yang mana pintu utama masjid ini dihiasi dengan ukiran dan juga sekaligus berfungsi sebagai ventilasi udara. Ruang ibadah Masjid Nurul Iman ini setidaknya sanggup menampung sekitar kurang lebih 4.500 jamaah. Pada bagian dalam ruang masjid ini cukup sangat luas, dengan karpet yang nyaman untuk beribadah.

Langit-langit pada masjid nurul iman ini khususnya terkesan lebih elegan dan juga mewah,dengan bagian kubah masjid yang merelung, lalu dihiasi juga dengan lukisan awan dan sebuah lampu hias yang menggantung indah di tengahnya. Masjid Nurul Iman juga memiliki jadwal kajian rutin yang mana hingga saat ini masih senantiasa dipadati oleh para Jamaah.

Sisi bagian luar kubah masjid ini juga dihiasi oleh berbagai macam ornamen dengan bentuk serupa garis-garis yang cukup simetris yang mana desain ini sangat mirip dengan sebuah garis lintang ataupun garis bujur yang ada di sistem tata surya kita. Sisi bagian dalam kubah terdapat juga sebuah ring dengan ukuran yang cukup besar yang mana tepat berada di bawahnya yang sudah dihiasi sebelumnya oleh lukisan serta tambahan berupa kaligrafi bertuliskan Al-Qur’an yang mana tulisan tersebut dikasih warna emas. Ada juga sebuah lampu gantung yang memiliki ukuran cukup besar sekali dan lampu ini mempunyai bahan dasar berupa tembaga dan juga dapat mempercantik penampilan ruangan terpenting sisi dalam kubah.

Masjid Al=Falah Jakarta ini pun  juga tidak mempunyai dinding. Sebab sekat yang ada ini berada bagian sisi barat sebelah mihrab atau dalam hal lain berada di tempat imam sholat yang terbuat dari bahan gebyog atau kayu yang mempunyai ukir.

Namun,akan tetapi itu pun juga tidak seutuhnya sudah mencapai puncak pilar. Hanya saja terdapat tiga perempat dinding saja yang mana sudah tertutup oleh sekat. Setelah itu untuk 3 bagian yang lain sudah dipenuhi oleh tiang dari bermacam-macam.

Hingga tidak Hanya ada satu jejeran tiang saja. Formasi tiangnya pun berlapis-lapis serta beragam bentuk atau berbahan.

Lantai bawah pada masjid Nurul Iman ini merupakan tempat yang hingga  kini digunakan sebagai ruang utama masjid. Sedangkan, lantai atasnya sebagai tempat untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan keislaman, seperti pengajian kaum bapak dan kaum ibu setiap hari Selasa, Kamis, dan Sabtu ba’da subuh. Pengajian Al-Qur’an bagi para remaja, biasanya diselenggarakan setiap hari Rabu, Kamis, dan Sabtu malam. Khusus pengajian buat masyarakat umum diselenggarakan setiap hari Senin ba’da subuh.

Sebuah catatan sempat menghiasi cerita tentang Masjid Nurul Iman ini,yang mana terjadi pada masa lalu,diceritakan  bahwa terdapat satu keunikan berupa sebuah tradisi bagi warga Kota Jakarta,yang jarang sekali dilakukan oleh warga di Kota lain,yang mana tradisi ini terjadi sampai sekitar tahun 2015-an, yakni pada setiap datang waktu berbuka puasa (Ramadhan) pasti dilakukan atraksi semburan api dan juga pembakaran petasan yang mempunyai ukuran sangat bervariasi,namun tergolong berukuran besar yang terjadi di halaman masjid,hal ini dilakukan untuk menandai bahwa sudah masuk waktu magrib atau saat berbuka puasa. Namun kini tradisi pembakaran petasan raksasa yang terkesan mubazir itu sekarang sudah ditiadakan

Bangunan Kubah Masjid Nurul Iman

Untuk bangunan kubah masjid ini, diambil dari bahan beton. Yang mana sebetulnya masih tetap terdapat sebuah bahan baku lainnya yang jauh lebih indah serta bertahan hingga cukup lama sampai hingga berpuluh-puluh tahun lamanya. Tidak hanya kubah yang mempunyai bahan beton saja,pada masjid Nurul Iman ini terdapat pula sebuah kubah yang memiliki bahan flannel enamel.

Type kubah semacam ini sangat banyak dipakai oleh beberapa masjid-masjid indah yang lain yang berada di Indonesia. Yang mana kubah jenis flannel enamel ini mempunyai ketahanan yang sangat kuat yakni kuat terhadap kerusakan akibat erosi atau guncangan yang kuat karena gempa,yang mana hal ini dapat membuktikan bila kubah type ini begitu pas bila dipakai untuk masjid yang letaknya di daerah yang riskan berlangsung gempa.

Tidak hanya bagian kubah di atas saja,namun juga ada kubah yang tak kalah kuat yang mana terbuat dari  bahan utama GRC yang begitu sangat populer hingga sekarang ini yang mana  bahan GRC ini merupakan bahan yang tepat untuk dijadikan kubah masjid dan juga tak kalah kuat dengan kuba yang terbuat dari bahan beton bertulang.

Bahan dari kubah GRC adalah beton GRC atau (Glassfibre Reinforce Concrete) ialah peningkatan tehnologi beton yaitu type beton fiber yang dibarengi oleh penguat serat dari fiberglass. Keutamaan karakter beton GRC adalah lebih mudah dan ulet yang masih kuat serta bisa diciptakan dengan bentuk lembaran tipis. Dengan kubah type ini semakin lebih gampang pemasangannya serta bertambah cepat dibanding kubah berbahan beton.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>