Refeat Balistik Bagian 3 Menembak dengan Perbedaan Sudut Ketinggian

Refeat Balistik Bagian 3 Menembak dengan Perbedaan Sudut Ketinggian

Mungkin Anda pernah menembak target sasaran yang ketinggiannya tidak sama dengan Anda? Pernahkah Anda mengamati secara jelas titik tumbukan mimis Anda ketika menembak sasaran dengan sudut ini?

Kami dan penembak lainnya biasanya akan melakukan zero rifle scope pada jarak yang tertentu dengan posisi laras senapan angin pcp datar serta sejajar dengan permukaan bumi. Tetapi dalam praktik menembak sasaran di lapangan seperti misalnya dalam skenario berburu, biasanya sasaran atau target berada posisi yang jauh lebih tinggi ataupun lebih rendah dari posisi si penembak.

Refeat Balistik Bagian 3 Menembak dengan Perbedaan Sudut Ketinggian

Hal tersebut tentu akan menyebabkan adanya perbedaan titik tumbuk mimis pada sasaran. Terkadang perbedaan ini terlalu kecil sehingga kurang disadari. Namun bisa pula perbedaan ini terlalu besar sehingga pada akhirnya akurasi senapan yang akan disalahkan. Lalu bagaimana sebenarnya perbedaan sudut tembak sasaran dapat mempengaruhi perkenaan mimis?

Bagimana Gravitasi Bekerja sebagai Sebuah Gaya?

Dulu ketika masih duduk di bangku sekolah kita mengenal gravitasi bumi sebagai sebuah gaya yang dapat mempengaruhi semua benda yang ada di bumi. Sebagai suatu gaya, maka gravitasi mempunyai besaran dan arah. Arahnya akan selalu menuju bagian pusat planet ini atau bisa dibilang mengarahkan benda hanya ke bawah.

Pada sebuah benda yang bergerak lurus sejajar dengan bagian permukaan bumi, seperti misalnya pada mimis senapan yang ditembakkan, gaya gravitasi akan bekerja dengan cara membelokkan arah pergerakannya untuk menuju ke bawah. Dalam hal ini mimis senapan akan bergerak untuk membentuk suatu lintasan yang menyerupai busur.

Pada sub bagian ini, silahkan Anda bayangkan dulu bagaimana mimis senapan bergerak untuk keluar dari laras dan tinggalkan saja dulu untuk rifle kita semua. Berikut ini saya akan memberikan ilustrasi dari ChairGun Pro dengan skenario mimis senapa RWS Superdome 8.3 grain yang akan ditembakkan secara langsung dari senapan angin Sharp Tiger Long Barrel yang memiliki kecepatan 750 fps (7 kali pompa).

Perhitungan dari ChariGun Pro pada sebuah mimis Superdome 8.3 grain dengan kecepatan awalnya 750 fps telah menggambarkan litasan melengkung turun dengan bentuk busur yang menunjukkan penurunan sejauh 33cm (13 inchi) pada jarak 50 meter (54 yard).

Bagaimana jika mimis senapan ditembakkan secara tegak lurus dari atas menuju bumi? Anggap saja jika saya sedang menembak seekor tikus dari bagian sela-sela lantai balkon tepat di lantai atas. Maka gaya gravitasi yang akan bekerja searah dengan gerak mimis senapan saya sehingga tidak akan ada lintasan busus yang bisa terbentuk dan mimis senapan akan terjun lurus ke bawah.

Fakta yang terjadi adalah gravitasi hanya akan bekerja pada komponen yang horizontal dari gerak mimis senapan. Ini berarti bahwa berapun sudut tembak yang diambil, gaya gravitasi hanya akan memberikan pengaruh pada sejauh mana mimis senapan tersebut bergerak secara lurus dalam bidang yang sejajar dengan bagian permukaan bumi. Jadi sama sekali tidak ada perbedaan antara menembak dengan sudut ke arah atas ataupun bawah. Gravitasi hanya akan bekerja dalam mempengaruhi mimis senapan pada gerak horisontal yang telah sejajar dengan permukaan bumi.

Saatnya Memasang Rifle Scope

Sama seperti pada pokok pembahasan kita yang sebelumnya, kita tahu bahwa sebenarnya menggunakan sebuah rifle scope pada prinsipnya adalah berusaha untuk mempertemukan antara lintasan mimis senapan dengan sumbu penglihatan teleskopik langsung dari scope. Dengan melakukan zero berarti mempertemukan antara dua lintasa ini pada satu maupun dua titik pada jarak yang telah ditentukan.

Selanjutnya mari kita balik lagi pada skenario menembak sasaran dengan menggunakan senapan Sharp Tiger Long Barrel di atasnya. Sekarang ini saya sudah memasangka suatu scope dan melakukan zero pada jarak sekitar 20 yard atau 20 meter.

Dengan menggunakan prinsip yang sudah dijelaskan sebelumnya dan melihat grafik di atas, maka jawabannya adalah saya akan melakukan tembak dengan cara mengangkat titik bidik saya sejauh 1 mildot (hold over). Sebab pada jarak 10 yard, titik tumbukan akan menjadi turun sejauh -1,0 mildot.

Apakah Anda masih mengalami kebingungan? Jika masih mari lihat langsung ilutrasinya berikut ini.

Dengan skenario menembak tersebut maka bisa tentukan jarak horisontalnya yaitu 9 meter dan jarak pada bidang kemiringan yang dihitung dengan menggunakan rumus Phytagoras didapatkan 23.76 m.

Seperti yang kita ketahui bahwa komponen horisontal dari skenario menembak kita tersebut adalah jarak dari penembak dengan pohon, yakni 9 meter. Jadi gravitasi nantinya akan bekerja dengan cara membelokkan mimis seperti pada saat mimis senapan sedang melintas datar sejauh 9 meter.

Hal ini berarti bahwa titik perkenaan mimis senapan nantinya akan jatuh sama halnya dengan menembak datar sejauh 9 meter meskipun jarak yang harus ditempuh sesuai dengan perhitungan adalah 23.76 meter.

selengkapnya di https://www.gsasportindonesia.co.id/product/senapan-angin-gejluk-marauder-black-army-magazine/

Meskipun titik tumbuknya sama seperti menembak datar sejauh 9 meter, tetapi terdapat perbedaan dengan cara menembak datar. Perbedaan tersebut berada pada kecepatan yang jauh lebih kecil akibat dari hambatan udara yang telah dialami lebih lama pada mimis senapan yang telah bergerak sejauh sekitar 23.76 meter.

Read More

Pipa Pompa OD 22 MM & Pipa Pompa OD 25 MM

Pipa Pompa OD 22 MM & Pipa Pompa OD 25 MM

Pipa Pompa OD 22 MM & Pipa Pompa OD 25 MM – Apa perbedaan antara pipa pompa dengan OD 22 mm dengan pipa pompa yang OD 25 mm? Padahal sama-sama menggunakan pompa. Dan sama-sama meggunakan tenaga juga dalam memompanya? Memang pertanyaan ini seringkali ditanyakan oleh para pengguna senapan angin yang bingung dengan apa perbedaan dari pipa pompa dengan OD yang berbeda tersebut.

Pipa Pompa OD 22 MM & Pipa Pompa OD 25 MM

Perbedaan antara pipa pompa dengan OD 22 mm dan OD 25 mm.  Adapun beberapa perbedaan dari kedua pipa pompa tersebut adalah sebagai berikut ini :

Keunggulan pipa pompa OD 22 mm:

  • Ketika melakukan pompa akan terasa jauh lebih ringan
  • Bobot senapan angin jauh lebih ringan sehingga akan lebih mudah ketika melakukan bidikan tanpa harus menggunakan penyanggah senapan
  • Suara ledakan yang akan dihasilkan nantinya ketika melakukan tembakan akan jauh lebih kecil

Kelemahan Pipa OD 22 mm:

  • Untuk bisa mendapatkan power tembakan yang cukup besar maka harus melakukan pemompaan yang jauh lebih banyak

Keunggulan Pipa OD 25 mm:

  • Kita sudah tidak perlu lagi untuk melakukan pemopaan hingga beberapa kali untuk bisa mendapatkan power yang cukup besar
  • Dapat menghasilkan power tembakan yang jauh lebih besar

Kekurangan Pipa OD 25 mm:

  • Bobot dari senapan akan jauh lebih berat
  • Terasa sangat berat ketika melakukan pompa
  • Vibrasi atau getaran ketika melakukan tembakan akan lebih besar

Perbedaan yang telah kami tulis seperti diatas bukan berarti bahwa senapan angin pcp yang menggunakan pipa pompa OD 25 mm kurang bagus atau sangat sulit untuk dioperasikan, hanya saja akan jauh lebih berat ketika memompa.

Ini karena volume angin yang akan di lakukan pompa serta di mampatkan ke dalam tabung resevoir akan jauh lebih besar. Namun hal ini mampu untuk memberikan power yang jauh lebih besar tanpa perlu memompa beberapa kali, tetapi para pengguna harus sedikit berkorban tenaga dalam melakukan pompa.

Apabila dipikir lebih detail lagi sebenarnya hal tersebut tidak mempunyai perbedaan yang terlampau jauh, sebab dengan memilih pipa pompa dengan OD 22 mm maka kita akan membutuhkan jumlah pompaan yang sangat banyak.

Hal ini tentunya akan membutuhkan tenaga yang ekstra dan memakan banyak waktu ketika melakukan pompa. Namun jika menggunakan pipa pompa dengan OD 25 mm maka tidak akan membutuhkan banyak waktu tetapi untuk pemampatan angin atau udara ke dalam tabung recevoir sudah sangat cukup dalam menghasilkan power yang lumayan besar.

selengkapnya di https://www.gsasportindonesia.co.id/product/senapan-angin-gejluk-marauder-black-army-magazine/

Namun untuk beberapa pertanyaan di atas sudah tidak akan berlakuk lagi jika senapan angin sudah di lakukan moifikasi pada bagian tabung resevoirnya. Maksud kami adalah apabila tabung resevoir yang dilakukan modifikasi jauh lebih pendek jika dibandingkan dengan ukuran standardnya maka senapan angin yang menggunakan pipa pompa dengan OD 22 mm pun hampir tidak berbeda sama sekali dengan senapan angin dengan pipa pompa yang OD 25 mm. Ini karena semakin kecil ruang tabung resevoir maka akan semakin cepat pula udara yang termampatkan.

Read More

Beberapa Hal Penting Dalam Memelihara Ikan Koi

Memelihara ikan koi bagi sebagian banyak orang tentunya akan jauh lebih mengasyikkan jika memelihara ikan koi dimulai dari hasil anakan.

Namun bagi kita apalagi jika masih kategori pemula,maka hal ini akan membuat anda sedikit kebingungan tentang cara dan tahapan untuk memilih anakan ikan koi yang berkualitas. Walaupun,demikian mungkin kebanyakan orang memelihara ikan koi ini hanya untuk dinikmati sendiri dan tidak direkomendasikan untuk ajang kontes.

Beberapa Hal Penting Dalam Memelihara Ikan Koi

Namun tentunya kita juga ingin bahwa ikan koi yang kita pelihara adalah ikan koi yang mempunyai kualitas agar dapat menjadi daya tarik bagi pengunjung atau saudara ketika sedang berkunjung ke rumah kita.Hal ini dipercaya dapat memberikan sebuah rasa kenyamanan dan refresh pada pikiran.

Baca Juga: Tips Pembuatan Filter Kolam Ikan Koi

Ikan koi sendiri adalah salah satu ikan hias yang mana keberadaanya konon bisa memberikan sebuah hoki atau pun keberuntungan bagi pemiliknya. Sehingga tidak heran jika banyak sekali orang yang mencari jenis ikan koi ini sebagai hewan peliharaan.  Ikan koi ini aslinya merupakan jenis ikan hias yang asli dari negeri sakura jepang yang mana pada awalnya ikan ini digunakan sebagai ikan konsumsi namun sekarang ikan koi.

Namun,akan tetapi untuk sekarang ini ikan koi sudah banyak diperjual belikan secara bebas dengan varian harga yang terjangkau. Varian harga ikan koi untuk  sekarang ini yang lumayan terjangkau dan warnanya juga kian cantik,dan membuat siapa saja ingin memeliharanya di rumah sebagai hiasan kolam.

Berikut ini akan kami jelaskan tentang beberapa tips memilih indukan ikan koi yang  bagus dan pastinya berkualitas.

Memilih indukan untuk budidaya ikan koi

Memilih indukan merupakan peranan yang sangat amat penting dalam hal budidaya ikan koi. Pemilihan Indukan ini harus sesuai dengan kriteria dan juga kualitas yang bagus baik secara genetis maupun fisik,yang mana nantinya akan menghasilkan keturunan yang bagus pula,dan hal itulah yang menjadi sebuah patokan bagi para pebisnis ternak hewan. Memilih Indukan ikan koi yang berkualitas ini biasanya dimiliki oleh penangkar atau para penghobi ikan koi.

Penghobi ikan koi biasanya banyak mengoleksi ikan koi yang berkualitas dan bervarian jenis nya, baik untuk dipelihara sendiri maupun untuk tampil di ajang kontes. Namun para penghobi koi ini rata-rata tidak memiliki keterampilan atau waktu untuk mengawinkan ikannya.

Padahal, untuk menjaga agar ikan koi ini tetap dalam kondisi sehat dan bugar,maka salah satu cara yang harus dilakukan adalah dikawinkan jika telah tiba waktunya,kebanyakan para pembudidaya ini bisa saling kerja sama dengan pemilik ikan koi. Dimana dengan adanya cara seperti ini,maka pemilik diuntungkan karena ikannya bisa dikawinkan dan untung bagi pembudidaya adalah pembudidaya bisa mendapatkan keturunan yang berkualitas. Sebagai imbalannya, biasanya si pemilik ikan koi ini akan dipersilakan memilih satu atau dua ekor ikan hasil perkawinan tersebut.

Selain keturunan atau sifat genetis, calon indukan ikan koi ini minimal harus memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

●    Umur ikan koi minimal sudah cukup matang, atau lebih dari 3 tahun

●    Memiliki jenis yang sama atau juga bisa mendekati, misalnya saja untuk varian jenis koi kohaku dengan jenis koi tancho.

●    Perhatikan Bentuk tubuh,pilih indukan dengan tubuh ideal, dari atas tampak seperti torpedo

●    Mempunyai Gaya berenang yang tenang dan seimbang

●    Mempunyai Warna yang dominan sangat cemerlang dengan tambahan kontras yang  tinggi pula.

●    Pastikan juga bahwa ikan koi yang anda pelihara ini tetap terjaga kenyamanan nya,pastikan pula agar keadaan di dalam air tetap sehat,serta perhatikan pula agar ikan koi masih dalam gerakan yang gesit,dan tidak banyak diam di dasar kolam

Read More

Cara Merancang Filter Kolam Ikan Koi

Bagi anda yang saat ini sedang memelihara ataupun bahakan beranjak ke sebuah budidaya ikan koi mungkin akan sempat merasakan sukar ketika melihat kolam ikan koi anda tampak kotor dan nampak tak terawat padahal baru di kuras atau dibersihkan 2 hari yang lalu.

Cara Merancang Filter Kolam Ikan Koi

Nah,mungkin dalam hal ini bisa terjadi karena anda tidak menggunakan alat yaitu sistem filter air kolam ikan koi dengan baik,maka hal ini yang akan terjadi jika anda tidak menggunakan filter di dalam kolam,dan bila hal ini dibiarkan terus menerus maka nantinya cepat atau lambat akan membuat ikan koi mudah terserang penyakit dan menimbulkan kematian mendadak.

Jenis penyakit ikan koi tentunya sangat bermacam-macam yang mana dan tentu penyebab nya adalah kolam ikan koi kotor atau bisa saja karena ikan nya terkena parasit yang dapat menimbulkan penyakit pada ikan koi dan pastinya dalam hal ini dapat berakibat fatal yaitu hilangnya keindahan warna pada ikan koi karena memudar, atau dalam kasus berat akan menjadikan ikan koi cacat fisik, dan kasus yang paling parah adalah hilangnya nyawa pada ikan koi alias mati.

Sistem filter kolam koi ini sangat dibutuhkan bagi para penghobi ikan koi. Karena,memelihara ikan koi memang menjadi salah satu hobi yang cukup populer di berbagai belahan dunia tak terkecuali di Indonesia. Ikan koi ini biasanya banyak dipelihara di dalam kolam.

Nah,ketika berbicara persoalan yang ada kaitan nya dengan kolam ikan koi, ternyata ada berbagai jenis tipe kolam yang type ini sangat tergantung dari jenis ikan koi yang akan dipelihara. Dari beberapa jenis kolam koi tersebut diantaranya adalah jenis kolam  dalam yang rata-rata mempunyai kedalaman lebih dari 2 meter, serta kolam dangkal yang rata-rata kedalamanya tak lebih dari 1 meter, maupun kolam alami yakni kolam tanah yang berada di sawah-sawah.

Pada umumnya jenis kolam ikan koi ini dibuat dengan menggunakan bahan dasar batu bata atau bisa juga dengan  cor beton yang kuat dan kokoh,dengan berbagai macam bentuknya.

Apapun jenis kolam koi yang anda punya atau yang hendak akan anda buat, maka pastikan bahwa hal yang terpenting dari pembangunan kolam ikan koi adalah adanya sebuah sistem filter kolam koi. Sistem filter kolam koi ini tentunya sangat penting agar dapat menjaga kesehatan dan kesegaran ikan koi,serta dapat juga membuat air di dalam kolam tidak mudah keruh yang mana kebanyakan disebabkan oleh adanya sisa sisa makanan,atau kotoran lain.

Jika anda masih bingung tentang cara memilih dan memahami sistem filter kolam koi yang tepat, mungkin sedikit pembahasan pada artikel ini dapat membantu anda dalam menentukan jenis filter mana yang anda kehendaki.

Pembuatan Filter Kolam Koi

Kehidupan ikan yang berada di alam bebas, sungai misalnya, kondisi pada air mengalir ini akan membuat air terus menerus mengalir dari mata air yang jernih. Hal ini lah yang membuat supply oksigen yang diperlukan oleh ikan senantiasa tercukupi tanpa ada sedikit kekurangan.

Di dalam kolam buatan, sama sekali berbeda keadaannya. Kita harus benar-benar mengupayakan agar oksigen di dalam air kolam berada dalam jumlah yang mencukupi.

Dari kinerja ini akan dihasilkan pengeluaran dari pencernaan ikan koi yanbg berupa zat amonia yang keluar dan menjadi satu dengan kotoran ikan koi. Dan di samping itu, zat amonia ini juga dapat timbul dari sisa-sisa makanan juga dapat menghasilkan zat parasit yang berbahaya bagi tubuh ikan koi

Zat amonia merupakan salah satu jenis jenis zat yang mempunyai sifat racun dan sangat berbahaya bagi kelangsungan hidup ikan koi. Sehingga zat amonia ini harus segera dikeluarkan dari dalam kolam ikan agar tidak mengendap terlalu lama di dasar kolam.

Read More

Sejarah Singkat Berdirinya Masjid Agung Purwakarta

Masjid Agung Baing Yusuf merupakan sebuah ikon bagi warga Kota Purwakarta yang mana letak asli masjid ini berlokasi di Kampung Kaum, Kelurahan Cipaisan, Kecamatan Purwakarta, yang mana masjid ini merupakan salah satu bukti otentik akan penyebaran agama Islam di wilayah Purwakarta.

Sejarah Singkat Berdirinya Masjid Agung Purwakarta

Sejak dibangun sampai saat ini, masjid tersebut telah menjadi pusat utama untuk syiar ajaran Islam di Purwakarta. Masjid yang ada di lingkungan kantor Pemerintahan Kabupaten Purwakarta ini, juga terlihat lebih sederhana dibandingkan bangunan masjid agung yang berada di daerah lainnya. Meskipun masjid ini tampil sederhana dengan Kubah Masjid yang hanya berukuran kecil, namun cahaya-cahaya pancaran religius akan selalu terpancar dari bangunan masjid yang mempunyai usia sudah cukup tua ini.

Nama masjid ini merupakan bentuk penghormatan umat muslim khusus nya masyarakat Kota Purwakarta kepada mendiang Raden Haji Yusuf yang mana beliau ini sangat terkenal dengan nama Baing Yusuf, seorang sufi dan ulama terkemuka yang pernah menjabat sebagai penghulu Kepala di Kabupaten Purwakarta sejak tahun 1828. Beliau lah yang memimpin dalam pembangunan masjid ini, dan menjadi pengurusnya dan juga menjadi motor penggerak syiar penyebaran Islam di Purwakarta.

Sejarah Singkat  Masjid Agung Purwakarta

Menurut Situs yang dikutip langsung dari simas kemenag,di situ menyebutkan bahwa Masjid Agung Purwakarta ini untuk pertama kali dibangun yakni pada tahun 1826 oleh masyarakat muslim Sindangkasih dibawah pimpinan Raden Haji Yusuf (Baing Yusuf). Beliau juga yang kemudian menjadi pengelola masjid ini dalam kapasitasnya sebagai Penghulu Kepala di kabupaten Karawang. Pada masa itu wilayah Purwakarta masih merupakan bagian dari Kabupaten Karawang. Baing Yusuf secara resmi menjabat sebagai Penghulu Kepala Kabupaten Karawang sejak tahun 1828 (Almanak van Nederlandsch Indie, 1828:59).

Bila melihat perjalanan sejarah kabupaten Karawang, pembangunan Masjid Agung Purwakarta di Sindangkasih ini berhubungan erat dengan pemindahan ibukota kabupaten Karawang dari Wanayasa ke Sindangkasih yang terjadi sekitar tahun 1827 atau 1830 sejak masa pemerintahan Bupati  Bupati R.A.A. Suriawinata alias “Dalem Sholawat” (1827 – 1849). Pemindahan ibukota tersebut diresmikan berdasarkan besluit (surat keputusan) pemerintah kolonial Belanda tanggal 20 Juli 1831 nomor 2.

Masjid Agung Purwakarta ini sejatinya mempunyai konsep bangunan ala Masjid yang berada di Timur Tengah, Ya,masjid Agung Purwakarta merupakan sebuah masjid yang telah menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi warga Purwakarta,yang mana bangunan masjid ini dikenal sebagai “Masjidil Haram”-nya Kota Purwakarta. Yang menarik, dari bangunan masjid yang bernama Agung Purwakarta itu mempunyai kiswah berukuran besar dan terlihat sangat megah.

Namun, berbeda dengan masjid yang dikenal sebagai Masjid Ibrahim itu, masjid ini berada di Kabupaten Purwakarta, Jawa Timur. Yang secara kebetulan namanya sama, yakni Masjid Agung Purwakarta. Kemegahannya pun juga tidak jauh berbeda

Masjid Agung Purwakarta ini dahulunya dikenal oleh sebagian besar masyarakat di Kota Purwakarta lantaran mempunyai potongan Kiswah Kakbah berukuran besar yang diabadikan di bagian depan masjid, Masjid Agung Purwakarta sendiri menjadi salah satu bangunan masjid yang mana saat ini sangat banyak dikunjungi oleh beberapa umat Islam lantaran keindahannya. Bangunannya mirip masjid-masjid di Timur Tengah yang melebar.

Secara otonomi masjid ini berlokasi di Kampung Kaum, Kelurahan Cipaisan, Kecamatan Purwakarta, masjid Agung Purwakarta atau yang biasa disebut dengan masjid “kubus” tersebut memang acap menjadi salah lokasi transit lantaran tempatnya yang berada di pinggir jalan raya. Selain nyaman, masjid ini juga menunjukan tingkat eksistensi yang luar biasa serta kemegahan yang tiada tara,maka dengan ini menjadikan sebuah alasan utama para pengunjung dengan ramai datang ke masjid Agung Purwakarta.

Masjid Agung Purwakarta ini secara resmi digunakan pada tanggal 1 Juni 2013. dengan luas bangunan mencapai sekurangnya satu hektar. Seeblumnya kondisi bangunan masjid masih sangat sederhana, sama dengan kondisi bangunan pendopo. Yang mana pada bagian atap masjid ini berbentuk limas bertumpang, ciri khas masjid tradisional.

Dalam pengelolaannya, Masjid Agung Purwakarta selalu mengutamakan keindahan dan kebersihan. Berbagai macam jenis tanaman yang tercantum dalam Al Quran ada di masjid tersebut, misalnya pohon zaitun dan kurma. Mereka juga menempatkan 36 pekerja kebersihan untuk menjamin kebersihan masjid.

Tidak dapat disangkal, siapapun yang telah menginjakkan kaki ke masjid ikut dimanjakan dengan empuknya sebuah karpet halus dan nyaman seperti ada di Roudhoh Madinah atau rumah Rasulullah Saw.

Situasi dingin serta khusyuk juga sangat terasa waktu menjalankan ritual ibadah shalat berjamaah. Fasilitas-fasilitas yang ada di masjid Agung Purwakarta ini juga mempunyai desain unik dan tentunya menjadi sebuah kebanggaan tersendiri khusus nya bagi masyarakat Purwakarta

Di dalam masjid Agung Purwakarta  ini juga menyiapkan sebuah kursi roda serta tempat duduk buat jamaah yang tidak dapat melakukan shalat dengan berdiri.

Tidak hanya terletak pada sebuah arsitektur pada bangunan masjid saja yang disamakan. Penempatan serta pemilihan tata letak tempat wudhu juga ikut dibuat dengan nuansa yang bertema kan pada masjid masjidil Haram serta Masjid Madinah.

Sebelumnya masjid Agung Purwakarta ini mempunyai luas 1 hektar serta dapat menampung setidaknya 500 jamaah. Namun,Akan tetapi pada perubahannya, masjid ini diperluas serta dibuat kembali dengan sedikit perluasan mencapai kira-kira 2,7 hektar serta dapat menyimpan jamaah hingga sampai 4500 orang dari bangunan awal mulanya.

Satu hal yang mana membuat kesan masjid Agung Purwakarta ini begitu menarik perhatian dibandingkan dengan beberapa masjid terkenal lainnya,yakni keberadaan potongan kiswah alias penutup Ka’bah yang konon didatangkan secara langsung dari Masjidil Haram di Arab Saudi. Kiswah itu diletakkan pada bagian dinding yang terletak di depan mihrab imam yang dilindungi dengan kaca tebal dan tertutup rapat. Ada juga potongan yang lebih kecil di sekeliling masjid.

Di Masjid Agung Purwakarta, jamaah juga bisa mencium wewangian khas Tanah Suci. Kebanyakan Para imam masjid tersebut merupakan para hafiz-hafiz yang mempunyai suara begitu merdu yang usut punya usut langsung didatangka dari Timur Tengah, seperti Palestina, Mesir dan Mekkah.

Perbaikan Masjid Agung Purwakarta

Menurut salah satu takmir masjid Agung Purwakarta, nama Masjid Agung Purwakarta kita mengambil dari nama salah satunya masjid yang berada di Padang Arafah Arab Saudi.Masjid Agung Purwakarta yang berada di Kabupaten Purwakarta ini akan terlihat sangat mewah dan elegan. Setidaknya pada Bulan Ramadhan tahun 2017 ini merupakan tahun awal perenovasian masjid Agung Purwakarta ini.

Sesaat untuk perawatan Masjid Agung Purwakarta, Ahmad Basori salah satu takmir masjid menjelaskan bahwa dia tidak bersedia menuturkan tentang berapa cost yang dikeluarkan untuk menghadirkan kiswah dari Arab Saudi serta menjelaskan secara rinci perihal aroma dan juga ciri khas wewangian yang ada di  tanah Arab itu. Namun akan tetapi sebuah info akurat yang telah didapatkan, tiap-tiap bulan Masjid Agung Purwakarta habiskan dana lebih dari Rp 500 ribu untuk acara baksos tiap bulan nya.

Read More

Kubah Masjid Enamel Nurul Iman

Masjid Nurul Iman adalah sebuah bangunan masjid yang mana letak masjid ini berada di lantai atap yakni lantai ke  7  yang terletak di sebelah Mall Blok M Square di kebayoran Baru, Jakarta Selatan, DKI Jakarta. Masjdi nurul Iman ini mempunyai desain Kubah Enamel yang sangat mewah dan besar pula.

Masjid ini dibangun dari berbagai sumbangan dana dari para pedagang yang dibangun dengan dana dari para pedagang yang mempunyai gerai toko atau yang berjualan di area Blok M Square dan juga para jamaah pengunjung, Masjid Nurul Iman.

Kubah Masjid Enamel Nurul Iman

Secara harfiah Nurul Iman mempunyai artian Cahaya Iman, yang mana dengan adanya keberadaan Masjid Nurul Iman yang berada di puncak gedung pusat perbelanjaan Blok M Square ini seolah menjadi sebuah penerang bagi kawasan tersebut. Tidak hanya lokasinya saja yang terlihat unik,namun bangunan masjid ini juga dibangun sebagai sebuah masjid sesungguhnya selayaknya masjid yang dibangun di atas tanah.

Masjid nurul iman ini dibangun dengan amat megah, lapang, dan juga terdapat berbagai fasilitas penunjang lainnya, yang mana fasilitas yang disediakan oleh pengembang masjid nurul iman ini sangat memadai dan terbilang komplit.

Konsep arsitektur bangunan masjid yang ada di lantai 7 Blok M Square ini menyerupai bangunan Masjidil Haram di kota Makkah. Sejak di halaman masjid, Jamaah akan disambut oleh beragam miniatur Ka’bah,dan juga miniatur hewan unta yang secara cuma-cuma dibangun di area masjid ini dan ditujukan untuk kegiatan manasik haji.

.                                                                   

Kubah Masjid Enamel Nurul Iman

Masjid Nurul Iman ini sebenarnya mempunyai wujud yang tampak sederhana saja dengan kubah-kubah berukuran sangat kecil yang ada di beberapa sudut bangunan. dan juga dengan Detail serta bagian ujung yang cenderung lancip pada bagian ujung kubah, teras, dan juga bagian dinding, dan menambahkan berbagai varian serta memadukan antara warna merah dengan warna putih pada bagian relung masjid ini lebih mengingatkan pada gaya istana di Kota Persia.

Pada bagian Pintu utama menuju masjid terdapat sesuatu hal yang cukup unik yang mana pintu utama masjid ini dihiasi dengan ukiran dan juga sekaligus berfungsi sebagai ventilasi udara. Ruang ibadah Masjid Nurul Iman ini setidaknya sanggup menampung sekitar kurang lebih 4.500 jamaah. Pada bagian dalam ruang masjid ini cukup sangat luas, dengan karpet yang nyaman untuk beribadah.

Langit-langit pada masjid nurul iman ini khususnya terkesan lebih elegan dan juga mewah,dengan bagian kubah masjid yang merelung, lalu dihiasi juga dengan lukisan awan dan sebuah lampu hias yang menggantung indah di tengahnya. Masjid Nurul Iman juga memiliki jadwal kajian rutin yang mana hingga saat ini masih senantiasa dipadati oleh para Jamaah.

Sisi bagian luar kubah masjid ini juga dihiasi oleh berbagai macam ornamen dengan bentuk serupa garis-garis yang cukup simetris yang mana desain ini sangat mirip dengan sebuah garis lintang ataupun garis bujur yang ada di sistem tata surya kita. Sisi bagian dalam kubah terdapat juga sebuah ring dengan ukuran yang cukup besar yang mana tepat berada di bawahnya yang sudah dihiasi sebelumnya oleh lukisan serta tambahan berupa kaligrafi bertuliskan Al-Qur’an yang mana tulisan tersebut dikasih warna emas. Ada juga sebuah lampu gantung yang memiliki ukuran cukup besar sekali dan lampu ini mempunyai bahan dasar berupa tembaga dan juga dapat mempercantik penampilan ruangan terpenting sisi dalam kubah.

Masjid Al=Falah Jakarta ini pun  juga tidak mempunyai dinding. Sebab sekat yang ada ini berada bagian sisi barat sebelah mihrab atau dalam hal lain berada di tempat imam sholat yang terbuat dari bahan gebyog atau kayu yang mempunyai ukir.

Namun,akan tetapi itu pun juga tidak seutuhnya sudah mencapai puncak pilar. Hanya saja terdapat tiga perempat dinding saja yang mana sudah tertutup oleh sekat. Setelah itu untuk 3 bagian yang lain sudah dipenuhi oleh tiang dari bermacam-macam.

Hingga tidak Hanya ada satu jejeran tiang saja. Formasi tiangnya pun berlapis-lapis serta beragam bentuk atau berbahan.

Lantai bawah pada masjid Nurul Iman ini merupakan tempat yang hingga  kini digunakan sebagai ruang utama masjid. Sedangkan, lantai atasnya sebagai tempat untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan keislaman, seperti pengajian kaum bapak dan kaum ibu setiap hari Selasa, Kamis, dan Sabtu ba’da subuh. Pengajian Al-Qur’an bagi para remaja, biasanya diselenggarakan setiap hari Rabu, Kamis, dan Sabtu malam. Khusus pengajian buat masyarakat umum diselenggarakan setiap hari Senin ba’da subuh.

Sebuah catatan sempat menghiasi cerita tentang Masjid Nurul Iman ini,yang mana terjadi pada masa lalu,diceritakan  bahwa terdapat satu keunikan berupa sebuah tradisi bagi warga Kota Jakarta,yang jarang sekali dilakukan oleh warga di Kota lain,yang mana tradisi ini terjadi sampai sekitar tahun 2015-an, yakni pada setiap datang waktu berbuka puasa (Ramadhan) pasti dilakukan atraksi semburan api dan juga pembakaran petasan yang mempunyai ukuran sangat bervariasi,namun tergolong berukuran besar yang terjadi di halaman masjid,hal ini dilakukan untuk menandai bahwa sudah masuk waktu magrib atau saat berbuka puasa. Namun kini tradisi pembakaran petasan raksasa yang terkesan mubazir itu sekarang sudah ditiadakan

Bangunan Kubah Masjid Nurul Iman

Untuk bangunan kubah masjid ini, diambil dari bahan beton. Yang mana sebetulnya masih tetap terdapat sebuah bahan baku lainnya yang jauh lebih indah serta bertahan hingga cukup lama sampai hingga berpuluh-puluh tahun lamanya. Tidak hanya kubah yang mempunyai bahan beton saja,pada masjid Nurul Iman ini terdapat pula sebuah kubah yang memiliki bahan flannel enamel.

Type kubah semacam ini sangat banyak dipakai oleh beberapa masjid-masjid indah yang lain yang berada di Indonesia. Yang mana kubah jenis flannel enamel ini mempunyai ketahanan yang sangat kuat yakni kuat terhadap kerusakan akibat erosi atau guncangan yang kuat karena gempa,yang mana hal ini dapat membuktikan bila kubah type ini begitu pas bila dipakai untuk masjid yang letaknya di daerah yang riskan berlangsung gempa.

Tidak hanya bagian kubah di atas saja,namun juga ada kubah yang tak kalah kuat yang mana terbuat dari  bahan utama GRC yang begitu sangat populer hingga sekarang ini yang mana  bahan GRC ini merupakan bahan yang tepat untuk dijadikan kubah masjid dan juga tak kalah kuat dengan kuba yang terbuat dari bahan beton bertulang.

Bahan dari kubah GRC adalah beton GRC atau (Glassfibre Reinforce Concrete) ialah peningkatan tehnologi beton yaitu type beton fiber yang dibarengi oleh penguat serat dari fiberglass. Keutamaan karakter beton GRC adalah lebih mudah dan ulet yang masih kuat serta bisa diciptakan dengan bentuk lembaran tipis. Dengan kubah type ini semakin lebih gampang pemasangannya serta bertambah cepat dibanding kubah berbahan beton.

Read More

Sehat, Bugar dan Akrab Dengan Senam Bersama

Saat menuju kantor Desa Tiron di Hari Selasa pada pukul 15.00, kita akan melihat salah satu bentuk kegiatan rutin Kepala Desa dengan ibu-ibu penduduk Desa Tiron. Kegiatan tersebut adalah senam rutinan. Senam rutinan yang biasa diselenggarakan setiap Hari Selasa, Kamis, dan Sabtu di Gedung Serbaguna Desa Tiron ini selalu ramai dihadiri oleh kaum perempuan. Mulai dari remaja putri, ibu-ibuk muda, hingga ibu-ibu berusia lanjut yang masih enerjik rajin hadir untuk mengikuti senam.

“Sebenarnya senam ini sudah ada sejak tahun 2004, namun mulai terus aktif sejak tahun 2007 sampai sekarang,” ungkap Umi. Senam yang awalnya sering dihadiri ibu-ibu PKK saat ini memiliki pengikut dalam jumlah besar. “ Dulunya sedikit mbak yang ikut, lha kok sekarang sampe tetangga desa juga ikut hadir. Senamnya jadi terkenal,” jelas Kades Tiron sambil tertawa. Senam yang ditampilkan adalah senam aerobik dan senam zumba dengan variasi gerakan berbeda dari instruktur yang berbeda juga. “Ada instruktur orang sini, ada juga yang dari Mrican. Kalo pas kepepet kadang saya dan masih banyak lagi,” kata Kades yang hobi olahraga ini.

Simak juga nih Cara Memelihara Ikan Koi

Senam yang awalnya untuk olahraga bagi kaum wanita di Desa Tiron ini justru ada sisi lain yang diterima oleh Umi Fatimah selaku Kepala Desa. “ Dari senam, saya jadi sehat mbak, bugar dan yang lebih penting saya bisa lebih dekat dengan warga,” kata Umi. Perjumpaan pengikut senam dengan Umi memang lebih sering, bagaimana tidak. Senam yang dilaksanakan selama 3 kali dalam satu minggu ini membuahkan manfaat tersendiri bagi Umi selaku Kades hingga bagi warga kususnya kaum perempuan di Desa Tiron. “ Lek ada uneg-uneg bisa disampaikan sekalian pas senam. Jadi , gak harus kekantor desa,” jelas Tia ,23, pemudi Desa Tiron. Hal serupa juga diungkap Naning,32 “ibuke ramah,jadi seneng ikut senam.Kadang juga curhat mbak.”

Senam yang diikuti berbagai kalangan kaum wanita ini diberi nama Srikandi oleh Umi sesuai kesepatakan antar Ibu-Ibu. “Ada grupnya juga di Whatsapp, jadi tinggal ingatkan aja. Ayo,nanti sore senam,” terang Umi. Dari senam ini, Umi juga menjelaskan bila sudah pernah mengikuti lomba senam lebih dari 3 kali. “Sebenrnya sering ikut senam mbak,hanya saja belum pernah juara,” pungkas Umi sambil tertawa.

Pipa Irigasi Untuk Mengaliri Sawah

Teralirinnya lahan sawah dengan baik adalah harapan bagi semua petani, tidak terkecuali petani dari Desa Tiron. Tidak salah bila PemDes Desa Tiron mengambil langkah pembuatan pipa irigasi,selain itu mayoritas penduduk sebagai petani dan buruh tani juga merupakan pertimbangan pemerintah desa. Umi Fatimah, selaku Kepala Desa mengungkapkan bila, salah satu pemanfaatan Dana Desa adalah untuk pembangunan Pipa Irigasi.

Pipa irigasi memang salah satu infrastruktur yang ingin Umi realisasikan di tahun 2017,“sebenarnya hasil rembuk dusun sampai MusrembangDes untuk pipa irigasi sudah ada sejak 2016, namun baru realisasi 2017 sesuai skala prioritas.” Fasilitas umum untuk persawahan area Desa Tiron ini dibangun mulai bulan Oktober hingga november 2017. Hal serupa juga diungkapkan Ifan selaku perangkat desa “Pembangunan sampai satu bulan karena memang tidak bisa setiap hari kita kerjakan, tergantung cuacanya saat itu.”

Pipa irigasi Desa Tiron ini dipasang di pinggiran tebing dekat sungai Bendo Krosok dengan panjang 192 meter dan menggunakan 48 buah pipa. Untuk menuju ke titik awal pipa irigasi, kita harus berjalan melewati area persawahan hingga pinggir hutan. “Jarak antara titik pipa irigasi dengan permukiman warga ada sekitar 2 kilometer,” ungkap Ifan saat ditemui Jawa Pos Radar Kediri. Ifan juga mengungkapkan bila pembangunan pipa irigasi dilakukan oleh warga Desa Tiron asli dengan caar bergotong royong.

Dampak dari pembangunan pipa irigasi ini juga diakui oleh Jiman selaku Kaur Pembangunan, “ pembangunan pipa ini disambut baik oleh petani karena tidak terkendala lagi dalam mengairi sawahnya.” Jiman juga mengakui bila tidak ada pipa irigasi, air dapat terbuang sia-sia karna kondisi sungai dibawah lahan persawahan .(c2)

Read More

Sale Pisang Khas Rembang – Berawal dari kripik pisang lalu sale

Aroma khas sale pisang menghiasi kediaman Sri Enik yang terletak di Dusun Rembang, Desa Rembang, Ngadiluwih Kabupaten Kediri. Ya, Enik merupakan salah satu pelaku usaha menengah kecil mikro (UMKM). Ia memproduksi aneka makanan ringan yang berasal dari buah pisang. “ Dulu awalnya hanya kripik pisang.

Lalu nambah sale pisang,” ungkap Enik saat dijumpai Jawa Pos Radar Kediri. Enik memproduksi kripik pisangnya sejak 10 tahun belakangan ini. Sedangkan sale pisangnya baru tahun kemarin, 2017. Diakui Enik, walaupun sama-sama olahan buah pisang. Pisang yang digunakan pun tidak sama. Untuk kripik pisang dari pisang Raja nanga sedangkan sale dari pisang marlin. Perempuan 55 tahun ini memproduksi olahan pisang berawal dari ketertarikannya memasak kripik pisang. Lalu menjualnya hingga menerima pemesanan konsumen. 9 tahun bergelut dengan kripik pisang. Enik berinovasi dengan bahan baku pisan jenis lain, pisang marlin. Untuk dijadikan bahan baku sale pisangnya.

Mau punya ikan koi? Baca ini dulu ya Cara Memelihara Ikan Koi

Sejauh ini ia mendapatkan bahan baku kripik dan sale pisangnya dari pemasok pisang dan pasar tradisional. Bila ketersedian bahan baku melimpah, ia bisa memproduksi jajanan inis etiap harinya. Namun bila bahan terbatas, ia terpaksa tidak melakukan produksi. “Disesuaikan dengan permintaan dan pesanan juga,” imbuhnya. Ia memproduksi pisangnya di dapurnya dengan ukuran 3×4 meter. Dengan model dapur outdoor. Enik menjalani usahanya ini dibantu dengan 3 karyawannya yang juga berasal dari warga setempat. Untuk sale pisang, dalam waktu sehari ia dapat memproduksi  sebanyak 25 kilogram bahkan lebih sesuai dengan pemesanan konsumen. Pemrosesan kripik pisang maupun sale pisang ini dari bahan mentah hingga siap konsumsi selama satu hari. Jajanan asli Desa Rembang ini juga pernah mengikuti pameran untuk produk-produk lokal. Tidak salah bila produknya sudah mengisi pasar Tulungagung dan Suerabaya. Dikemas dengan kemasan kecil-keci hingga kemasan plastik besar ukuran 2 kilograman. (rie)

Read More

Luar Biasa Ketidaksengajaan yang Membuahkan Manfaat

Bila kita memasuki Desa Tengger Lor, tepatnya di Dusun Watuduwur. Kita bisa jumpai produk makanan ringan asli buatan warga desanya. Mulai dari kacang kedelai, kripik usus, marning jagung, hingga kacang koro dan aneka makanan ringan lainnya, ada di rumah produksi Yuliatin. Ya perempuan ini adalah pemilik usaha makanan ringan ini. Ia sudah mendirikan usahanya ini sejak 7 tahun lalu bersama suaminya di kediamannya.

“Sebenarnya ini sudah ada sejak saya kecil, karena ibujk yang mendirikan. Jadi saya lanjutkan dan saya kembangkan,” ungkapnya. Ia melanjutkan usaha milik ibunya ini karena selain ingin berusaha dibidang makanan, ia juga ingin agar usahanya ini tidak hanya bertahan tapi juga berkembang dengan memanfaatkan relasi teman-temannya. “dari relasi itu, teman teman banyak yang nitip jajan juga untuk dikemas disini,” ujarnya sambil menunjukan ruangan khusus untuk pengemasan makanan ringan.

Simak nih Cara Memelihara Ikan Koi

Dari usahanya ini ia mampu mencukupi kebutuhan keluarganya dan menarik tenaga warga setempat untuk bergabung dan menghasilkan aktivitas yang bernilai guna. “Ada 3 orang ibu-ibu yang ikut saya buat bikin kacang kedelai sama ngemas jajanan,” jelasnya. Ia juga mengungkapkan bila hal tersebutlah yang membuatnya mempertahankan usaha yang sebelumnya dirintis ibunya ini. Selain itu ia juga memanfaatkan kecanggihan teknologi,sehingga tidak salah bila produknya mampu terjual hingga keluar Kediri seperti wilayah Mojokerto hingga Tangerang.

“Ya karena relasi itu, jadinya banyak yang kenal jajanan saya. Kadang lewat teman-teman saya,” terangnya. Ia juga mengakui bila memiliki sales untuk menawarkan produknya ke pasa, toko hingga warung-warung kopi yang menyuguhkan makanan ringan.

Walau usahanya sudah berjalan, ia tyetap mengakui terdapat kendala yang harus diliwetai pedagang makanan ringan, seperti kenaikan harga hingga kelangkaan pada garam . “Karena produksi jajanan kedelai ini membutuhkan banyak garam, jadi ya agak terasa bila harga garam mahal,” tegasnya. Namun hal demikian mampu ia lalui dengan tetap memasarkan makanan ringannya. (c2)

Read More

Pemdes Manfaatkan Lahan Kosong – Dirikan Taman Pendidikan untuk Warga dan Ikon Desa

Tumpukan batu bata dan pasir memang terlihat di lahan kosong seluas 7×10 meter. Ya, material tersebut untuk membangun taman pendidikan yang ditargetkan selesai akhir tahun 2018. “Sekarang sudah dua puluh persen pengerjaan sejak Oktober ini,” papar Sutrisno, Kepala Desa Mangunrejo, Ngadiluwih, Kabupaten Kediri.

Laki-laki yang akrab disapa Tris ini mengakui, pembangunan taman pendidikan tersebut adalah langkah awal untuk pemanfaatan lahan kosong untuk fasilitas sarana dan prasarana desa. Dengan tujuan utama membuat waktu kalangan anaka-anak, pemuda hingga dewasa agar lebih produktif bersama orang yang disayang. Lahan tersebut nantinya akan  didirikan tempat bermain, beberapa alat untuk olahraga dan terdapat ruangan dalam untuk tempat baca yang terletak di pojok taman.

Simak juga nih Cara Memelihara Ikan Koi

Nantinya, taman yang terletak didekat perempatan Dusun Krajan akan dihiasi dengan gambar-gambar tiga dimensi agar terlihat kreatif, penuh warna dan menarik perhatian warga untuk mengunjunginya.Ayah dua anak ini menceritakan bila bangunan tersebut sudah tuntas, saat anak-anak asik bermain, orang tua bisa mengawasi sambil berolahraga maupun membaca. Taman ini diharapkan mampu memfasilitasi kebutuhan warga untuk berkumpul bersama keluarga, bermain bersama anak, bahkan hanya untuk sekedar mengisi waktu liburan. “Nanti juga dilengkapi fasilitas gerobak bongkar pasang untuk penjualan makanan dan minuman. Dan itu bisa dikelola Bumdes (Badan usaha milik desa),” imbuhnya.

Pembangunan taman pendidikan ini menggunakan dana desa (DD) yang dilaksanakan langsung oleh tim pelaksana kegiatan (TPK). Dimana dalam pengerjaanya menggunakan sistem swakelola, yang memanfaatkan tenaga dari warga setempat dalm pembangunan bangunan desa.

Taman pendidikan ini diawali oleh ide Trisno yang disampaikan kepada lembaga desa dan warga sekaligus, tidak salah bila mendapatkan sambutan positif. Warga mulai menantikan berdirinya taman tersebut untuk dinikmati bersama keluarga. Tidak hanya untuk hal tersebut, Trisno mengakui bila taman tersebut untuk dijadikan salah satu ikon Desa Mangunrejo. “Jadi kalau ada orang berkunjung kesini langsung bisa ingat Desa Mangunrejo, desa yang memiliki Taman Pendidikan,” pungkasnya sambil tersenyum. (rie)

Read More